Pendidkan Terbaik Untuk Anak Haruskah Mahal?

Pendidkan Terbaik Untuk Anak Haruskah Mahal

Hal menyedihkan telah melingkupi dunia pendidikan di Indonesia dimana bidang tersebut saat ini seolah diperjual – belikan. Bagamana tidak? Coba lihat bagaimana prinsip jual beli diterapkan di dalamnya. Prinsip itu berupa pandangan bahwa harga atau biaya mahal akan memberikan kwalitas yang baik secara otomatis. Apakah yang semacam itu pantas untuk dikaitkan dengan lembaga pendidikan?

Memang untuk memfasilitasi murid dan mendukung jalannya kegiatan belajar – mengajar perlu modal untuk membeli berbagai keperluan sarana – prasarana dan membayar pendidik professional seperti pada international schools in Jakarta. Namun yang disayangkan adalah sikap para orang tua yang cenderung bangga untuk mendaftarkan anaknya di sekolah – sekolah mahal. Jika yang mahal adalah segi kualitasnya namun harga terjangkau tentu tidak mengapa. Masalahnya bagaimana bisa di Negara dengan pendidikan yang bahkan belum bisa dirasakan oleh semua anak bangsa ada orang yang membanggakan diri melalui eksistensi anaknya di sekolah mahal.

Pendidkan Terbaik Untuk Anak Haruskah Mahal

Kita harus kembali sadar bahwa yang penting itu pendidikannya bukan gengsinya. Masyarakat kita seolah lupa untuk menjadikan semua orang di Negara ini maju mengejar ketertinggalan dengan melangkah bersama. Dari persoalan ini pemerintah seolah lupa untuk menjadikan pemenuhan hak atas pendidikan secara merata.  Jadi sebenarnya ‘maju’ seperti apa yang diharapkan oleh bangsa ini? Sekedar mencari status sosial kah? Mari kita introspeksi diri masing – masing.

Benarkah harus di sekolah mahal untuk mendapatkan mutu pendidikan terbaik? Yang jelas semua dikembalikan kepada peserta didik. Bila mereka memang sudah punya ketertarikan sendiri untuk belajar bahkan tanpa ada yang mendukung mereka untuk menjemput ilmu pun mereka akan giat berusaha. Jadi di sekolah biasa pun murid semacam itu selalu mampun untuk memaksimalkan akses yang dia miliki dalam pengembangan wawasan dan keterampilan.

Orang tua tidak perlu bangga karena berhasil menyekolahkan anaknya di tempat elit. Merasa senang karena telah berusaha memberikan yang terbaik boleh saja. Namun jangan lupa untuk selalu memperhatikan perkembangan sang anak. Sekolah terbaik pun belum tentu mampu mengontrol anak 100%. Tugas mengantarkan anak menjadi insan yang berilmu merupakan tanggung jawab orang tua tak akan gugur meski telah memsukannya ke sekolah mahal sekalipun.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*