Sentuhan tropis buat suasana hunian lebih hangat & ceria

Sentuhan tropis buat suasana hunian lebih hangat & ceria

Sentuhan tropis & masa panas sanggup menciptakan suasana hunian kamu lebih hangat & ceria. Caranya pun gampang & tak terlampaui susah cukup mencari jual wallpaper dinding, lumayan dgn meneruskan ornamen berwarna jelas & bernuansa ‘summer’ terhadap area. Ini ia langkah-langkah mudahnya, seperti yg dikutip dari she knows.

  1. Perbanyak tanaman hidup

Tempatkan tanaman hijau di dalam pot & taruh di beberapa spot hunian. Contohnya pojokan ruang, teras atau pinggiran tangga. Makin tidak sedikit tanaman hijau yg kamu taruh, nuansa tropis & summer dapat lebih terasa.

  1. Warna jelas yaitu kuncinya

Pikirkan macam-macam warna jelas & mencolok seperti turquoise, magenta, kuning atau oranye. Pakai beberapa warna tersebut terhadap karpet, vas bunga, bantal hias atau frame foto/lukisan.

  1. Main-main dgn motif

Motif bernuansa tropis pass tidak sedikit pilihannya. Kamu sanggup pilih motif floral, binatang, benda-benda laut (kerang, bintang laut, kuda laut, pohon kelapa) atau gambar grafis berbentuk gelombang & ombak. Terapkan motif cuma kepada satu atau dua komponen hunian biar tak kelihatan terlampaui ramai, contohnya terhadap bantal kursi, gorden, taplak meja atau tirai pembatas ruangan.

  1. Ornamen laut

Trick paling gampang utk menghadirkan nuansa tropis & periode panas terhadap hunian ialah dgn meletakkan hiasan kerajinan dari laut. Misalnya asbak dari cangkang kerang, botol berisi pasir putih bersama kerang-kerang mungil di dalamnya, bingkai photo berhias kerang atau vas bunga yg terbuat dari bebatuan laut.

  1. Wallpaper

Mau menampilkan suasana yg berlainan dalam kala singkat? Lapisi dinding ruang dari toko wallpaper bergambar deburan ombak atau gelombang. Memilih macam-macam warna tropis seperti biru laut, coral, hijau lumut atau merah kecokelatan. Tak mesti mengias seluruhnya tempat bersama wallpaper, pass di salah satu atau dua sektor hunian. Contohnya ruangan tamu, area keluarga atau kamar mandi.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*